Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 21:14 WIB

Ngabuburit di Jembatan Merah Jayapura

Ngabuburit di Jembatan Merah JayapuraSuasana sore hari di Jembatan Merah Jayapura (Ist)

PAPUA – Jembatan Merah Jayapura, yang membentang di atas perairan pesisir utara kota, menjadi magnet tersendiri saat sore hari menjelang waktu berbuka. Ribuan warga dari berbagai usia datang untuk menikmati momen ngabuburit sambil menghirup udara laut yang sejuk dan menyaksikan perubahan warna langit senja.

Lokasi ini biasanya dipadati sejak pukul 16.30 WIT. Warga duduk berjejer di pinggiran bangunan, bercengkerama bersama keluarga atau teman, dan sesekali mengabadikan pemandangan melalui kamera ponsel. Panorama laut yang luas serta warna jingga saat matahari mulai condong ke barat memberi daya tarik tersendiri.

Salah satu hal yang membuat Jembatan Merah populer sebagai tempat ngabuburit adalah suasana yang ramah dan mudah dijangkau. Kawasan ini juga dikelilingi oleh trotoar yang lebar sehingga pengunjung bisa berjalan kaki, bersepeda, atau sekadar berdiri sambil melihat lalu lintas kapal di laut.

Baca juga: Ngabuburit di Biak Numfor: Deretan Spot Favorit Menanti Senja Ramadan

Di banyak titik sepanjang jembatan, pedagang kaki lima mulai bermunculan menawarkan aneka takjil seperti es campur, kolak pisang, gorengan, hingga minuman segar. Kehadiran para penjual ini membantu pengunjung mendapatkan menu buka puasa tanpa harus jauh pergi meninggalkan lokasi.

Aktivitas ngabuburit di Jembatan Merah juga menarik perhatian wisatawan. Banyak pelancong dari luar kota memilih kawasan ini sebagai salah satu rute jelajah sore mereka karena pemandangan alam dan atmosfer ramah masyarakatnya.

Selain makanan ringan, beberapa cafe dan warung di sekitar area jembatan turut meramaikan suasana. Pengunjung bisa memilih tempat duduk di kursi outdoor sambil menikmati menu buka puasa sambil tetap melihat panorama laut yang menghampar.

Suasana kekeluargaan menjadi hal yang tampak jelas di lokasi ini. Orang tua membawa anak-anak bermain sepeda kecil di area trotoar jembatan, sementara remaja berkumpul sambil berbicara ringan menunggu waktu berbuka.

Baca juga: PERDA Jayawijaya Harus Sinkron dengan Hukum Adat

Bagi pemuda di Jayapura, ngabuburit di Jembatan Merah juga menjadi momen untuk bertukar cerita, mengawal senja, dan menikmati ritme Ramadan yang hangat. Sedangkan bagi keluarga, ini menjadi waktu berkualitas untuk berbagi kebersamaan sebelum berbuka.

Masyarakat yang rutin ngabuburit di lokasi ini mengatakan bahwa Jembatan Merah memberi pengalaman Ramadan yang berbeda. Tidak hanya sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi sosial dan rekreasi sore hari.

Panorama sunset, angin laut yang menenangkan, dan keramaian ramah penduduk membuat Jembatan Merah tak pernah sepi dari aktivitas, terutama saat Ramadan. Keramaian ini menjadi bukti bahwa lokasi tersebut bukan sekadar spot wisata biasa, tetapi juga ruang komunitas yang hidup.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ngabuburit di Jembatan Merah Jayapura

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!