PAPUA - Papua memiliki sejumlah sekolah teologi dan sekolah alkitab yang berperan penting dalam mencetak pelayan gereja serta pemimpin rohani di berbagai wilayah.
Lembaga pendidikan tersebut tersebar di beberapa kota seperti Jayapura, Wamena, Nabire, hingga Supiori dengan program pendidikan mulai diploma hingga sarjana.
Kehadiran sekolah-sekolah teologi ini menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang pelayanan dan pendidikan keagamaan di Tanah Papua.
Salah satu institusi yang cukup dikenal adalah Sekolah Tinggi Teologi GIDI Papua yang menitikberatkan pendidikan injili dan pembelajaran berbasis Alkitab.
Baca juga: Frans Kaisiepo Pahlawan Papua Yang Namanya Diabadikan Di Uang Kertas Pecahan Rp10.000
Lembaga tersebut bertujuan membentuk calon pelayan gereja yang memiliki pemahaman teologi kuat sekaligus siap melayani masyarakat di berbagai daerah Papua.
Di wilayah Nabire, terdapat Sekolah Tinggi Teologia Advent Papua yang menjadi bagian dari jaringan pendidikan Gereja Advent tingkat internasional.
Sekolah tinggi tersebut dikenal mengembangkan pendidikan teologi dengan pendekatan akademik dan pembinaan spiritual bagi mahasiswa.
Selain itu, Sekolah Tinggi Teologi Reformasi Wamena juga menjadi salah satu lembaga interdenominasi yang aktif membekali mahasiswa untuk pelayanan gereja.
Baca juga: Lagu Papua Kembali Kuasai TikTok Dari Hip Hop Timur Hingga Pop Kreatif Yang Ramai Masuk FYP
Di kawasan Supiori, Sekolah Tinggi Teologi Papua Supiori hadir sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan yang fokus mencetak generasi penerus pelayanan.
Sementara itu, World Impact Bible Institute menawarkan pembelajaran yang menggabungkan teori teologi dengan praktik pelayanan lapangan.
Lembaga tersebut juga menyediakan fasilitas asrama untuk mendukung proses pembinaan rohani dan kehidupan mahasiswa selama masa pendidikan.
Baca juga: Papua Jadi Surga Bahasa Dunia Dengan Ratusan Bahasa Daerah Sebagai Identitas Budaya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: