Banyak Yang Keliru, Ini Perbedaan Scuba Diving Dan Freediving Yang Wajib Diketahui Sebelum Menyelam
PAPUA - Aktivitas menyelam semakin diminati oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah laut, termasuk di berbagai destinasi bahari unggulan Papua yang terkenal hingga mancanegara.
Meski sering dianggap serupa, scuba diving dan freediving sebenarnya merupakan dua jenis olahraga air yang memiliki konsep, teknik, serta pengalaman yang berbeda.
Perbedaan paling mendasar terletak pada cara penyelam bernapas selama berada di bawah permukaan air.
Baca juga: Banyak Yang Mengira Buka 24 Jam, Begini Jam Operasional Jasa Pengiriman Di Papua
Scuba diving memungkinkan seseorang bernapas secara normal menggunakan tabung udara yang dibawa selama penyelaman berlangsung.
Sementara itu, freediving mengandalkan kemampuan alami tubuh untuk menahan napas tanpa bantuan tabung udara, sehingga menuntut penguasaan teknik pernapasan yang baik.
Dalam scuba diving, penyelam umumnya menggunakan seperangkat perlengkapan yang cukup lengkap, mulai dari tabung udara, regulator, rompi pengatur daya apung, hingga pakaian selam khusus.
Sebaliknya, freediving lebih mengutamakan kesederhanaan peralatan dengan penggunaan masker, snorkel, sirip panjang, dan sabuk pemberat sebagai perlengkapan utama.
Dari sisi durasi, scuba diving memberikan waktu eksplorasi yang lebih panjang karena pasokan udara tersedia selama penyelaman berlangsung.
Seorang penyelam scuba biasanya dapat berada di dalam air selama puluhan menit, tergantung kapasitas tabung dan kondisi penyelaman.
Baca juga: Mengenal Suku Mee, Penjaga Tradisi Dan Filosofi Hidup Dari Pegunungan Papua
Freediving memiliki karakteristik berbeda karena seluruh aktivitas dilakukan dalam satu kali tarikan napas sebelum menyelam ke dalam air.
Karena itu, durasi penyelaman freediving sangat bergantung pada kapasitas paru-paru, teknik relaksasi, serta kemampuan pengelolaan energi yang dimiliki setiap individu.
Dalam hal mobilitas, freediving menawarkan kebebasan gerak yang lebih tinggi karena minim peralatan, sehingga penyelam dapat bergerak lebih lincah dan cepat di dalam air.
Baik scuba diving maupun freediving sama-sama memerlukan pelatihan yang tepat dan pengawasan instruktur profesional, karena keselamatan tetap menjadi faktor utama dalam menikmati keindahan dunia bawah laut yang menakjubkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: