Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 01:09 WIB

Bentengi Generasi Muda dari Tantangan Global, Soedeson Tandra Tekankan Penguatan Nilai Kebangsaan di Sekolah

Bentengi Generasi Muda dari Tantangan Global, Soedeson Tandra Tekankan Penguatan Nilai Kebangsaan di SekolahAnggota MPR RI Soedeson Tandra saat menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada para pelajar SMAN 1 Mimika, Inauga, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (15/12/2025) (Ist)

PAPUA – Anggota MPR RI Soedeson Tandra mengingatkan pentingnya internalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam membentuk karakter pelajar yang tangguh, berintegritas, dan berlandaskan konstitusi di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Soedeson saat memberikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kepada para pelajar SMAN 1 Mimika, Inauga, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (15/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Soedeson menekankan bahwa Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi fondasi utama dalam membentuk kepribadian generasi muda.

Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar di kalangan pelajar memiliki peran strategis dalam memperkuat karakter kebangsaan agar siswa mampu tumbuh sebagai generasi cerdas, berakhlak, dan memiliki kesadaran bernegara yang kuat.

Ia menilai bahwa tantangan era digital tidak hanya membawa peluang, tetapi juga risiko yang dapat menggerus nilai-nilai kebangsaan apabila tidak diimbangi dengan pemahaman ideologi dan konstitusi negara.

Baca juga: Perkuat Kesadaran Kebangsaan di Papua Tengah, Soedeson Tandra Tegaskan Empat Pilar Tidak Bisa Ditawar

Soedeson menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan menanamkan nilai kebangsaan, integritas, serta ketahanan pelajar dalam menghadapi pengaruh globalisasi yang semakin kompleks.

Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mendalam mengenai Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Pelaksanaan sosialisasi berlangsung dalam suasana interaktif, di mana dialog antara narasumber dan pelajar berjalan dinamis dan hidup.

Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan kritis yang mencerminkan kepedulian mereka terhadap nilai-nilai konstitusi dan kondisi kebangsaan saat ini.

Soedeson menilai keterlibatan aktif pelajar dalam diskusi menjadi indikator positif tumbuhnya kesadaran berbangsa dan bernegara sejak usia sekolah.

Baca juga: Pengawasan Nataru Diperketat, BPOM Manokwari Laporkan Tren Positif Keamanan Pangan di Papua Barat

Ia berpesan agar pelajar tidak berhenti pada pemahaman teoritis mengenai Empat Pilar, melainkan mampu menjadikannya sebagai panduan dalam bersikap dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Soedeson juga menekankan bahwa generasi muda dituntut untuk mampu menguasai teknologi dan beradaptasi secara global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bentengi Generasi Muda dari Tantangan Global, Soedeson Tandra Tekankan Penguatan Nilai Kebangsaan di Sekolah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!