Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 02 JANUARI 2026 • 22:40 WIB

Polresta Manokwari Catat Lonjakan Kamtibmas Sepanjang 2025, Kejahatan Konvensional Masih Mendominasi

Polresta Manokwari Catat Lonjakan Kamtibmas Sepanjang 2025, Kejahatan Konvensional Masih MendominasiKapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan saat memimpin dan menyampaikan press release akhir tahun di Mapolresta Manokwari (Ist)

PAPUA - Kepolisian Resor Kota Manokwari mencatat terjadinya peningkatan signifikan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang tahun 2025 dibandingkan dengan tahun 2024. Data tersebut disampaikan dalam press release akhir tahun sebagai bentuk transparansi kinerja kepolisian kepada publik.

Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan menyampaikan langsung hasil evaluasi tersebut saat memimpin kegiatan rilis akhir tahun yang digelar di Mapolresta Manokwari, Rabu (31/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolresta Manokwari, Kabag Ops, serta jajaran para Kepala Satuan di lingkungan Polresta Manokwari.

Dalam paparannya, Kapolresta menjelaskan bahwa secara umum jumlah gangguan Kamtibmas pada tahun 2025 mengalami peningkatan cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan dinamika sosial dan tantangan keamanan yang dihadapi wilayah Manokwari sepanjang tahun berjalan.

“Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 927 gangguan Kamtibmas, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 1.419 gangguan. Artinya, terjadi kenaikan sekitar 53 persen,” ujar Kombes Pol Ongky Isgunawan.

Baca juga: Polda Papua Paparkan Kinerja Keamanan Sepanjang 2025, Dari Penindakan KKB hingga Tren Kriminalitas

Ia mengungkapkan bahwa gangguan Kamtibmas yang tergolong kejahatan konvensional menjadi penyumbang terbesar dalam peningkatan tersebut. Pada tahun 2024, tercatat 922 kasus kejahatan konvensional, sedangkan pada 2025 jumlahnya meningkat menjadi 1.419 kasus atau naik sekitar 54 persen.

Lebih lanjut, Kapolresta memaparkan bahwa sejumlah jenis tindak pidana menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan. Kasus pencurian biasa, misalnya, pada tahun 2024 tercatat sebanyak 99 kasus, sementara pada tahun 2025 meningkat tajam menjadi 245 kasus.

“Peningkatan kasus pencurian biasa mencapai sekitar 148 persen. Ini menjadi perhatian serius kami karena berkaitan langsung dengan rasa aman masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, tindak pidana penganiayaan juga mengalami kenaikan yang cukup mencolok. Pada tahun 2024 tercatat 152 kasus penganiayaan, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi 230 kasus atau naik sekitar 51 persen.

Di sisi lain, tidak semua jenis kejahatan menunjukkan tren peningkatan. Untuk kasus pencurian dengan pemberatan, Polresta Manokwari mencatat adanya penurunan jumlah perkara yang cukup signifikan.

Pada tahun 2024, terdapat 78 kasus pencurian dengan pemberatan, sementara pada tahun 2025 jumlahnya menurun menjadi 43 kasus atau turun sekitar 45 persen. Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari upaya pencegahan dan patroli yang lebih intensif.

Namun demikian, kasus pencurian dengan kekerasan justru mengalami peningkatan. Sepanjang tahun 2024 tercatat 36 kasus, sementara pada tahun 2025 jumlahnya meningkat menjadi 53 kasus atau naik sekitar 47 persen.

Baca juga: Warga Jayapura Suarakan Penolakan Rasisme, Kantor Bupati Jadi Titik Penyampaian Aspirasi

Untuk kasus pencurian kendaraan bermotor, Polresta Manokwari juga mencatat tren penurunan. Pada tahun 2024 terdapat 162 kasus curanmor, sedangkan pada tahun 2025 menurun menjadi 144 kasus atau turun sekitar 11 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Polresta Manokwari Catat Lonjakan Kamtibmas Sepanjang 2025, Kejahatan Konvensional Masih Mendominasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!