Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 22 FEBRUARI 2026 • 02:58 WIB

Sagu Papua Siap Tembus Pasar Dunia

Sagu Papua Siap Tembus Pasar DuniaGubernur Papua Matius D. Fakhiri saat menerima kunjungan pelaku usaha olahan sagu di Kota Jayapura, Kamis (19/2/2026). (Ist)

PAPUA - Pemerintah Provinsi Papua mulai memantapkan langkah besar untuk menjadikan sagu sebagai komoditas strategis yang mampu menembus pasar dunia. Tidak lagi sekadar pangan tradisional, sagu kini diposisikan sebagai motor baru penggerak ekonomi daerah.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menerima langsung pelaku usaha olahan sagu di Kota Jayapura, Kamis (19/2/2026), dalam pertemuan yang menjadi titik awal penguatan ekosistem sagu secara terintegrasi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Provinsi Papua, Jimmy A.Y. Thesia, menjelaskan bahwa inisiatif ini berangkat dari pertemuannya dengan pelaku usaha olahan sagu Sasagu yang telah memiliki pasar tetap.

Baca juga: Satgas Pertamina Natal 2025–Tahun Baru 2026 Siaga

Menurut Thesia, pengembangan sagu tidak bisa hanya dilihat dari sisi pemasaran semata. Pemerintah harus memastikan kesiapan seluruh rantai produksi, mulai dari ketersediaan bahan baku, proses produksi, manajemen bisnis, hingga pembinaan melalui inkubator usaha.

Ia menegaskan bahwa sagu merupakan anugerah alam Papua yang memiliki keunggulan ekologis. Satu pohon sagu yang ditebang dapat memunculkan sekitar 12 tunas baru tanpa perlu penanaman ulang, sehingga menjadikannya komoditas yang berkelanjutan.

Keunggulan tersebut dinilai sebagai kekuatan besar yang selama ini belum sepenuhnya dikelola secara sistematis. Dengan habitat alami yang luas dan regenerasi yang cepat, Papua memiliki modal kuat untuk bersaing di pasar global.

Pemerintah pun membidik pasar ekspor awal ke Jepang, Australia, dan Jerman. Negara-negara tersebut dinilai memiliki permintaan terhadap produk pangan alternatif berbasis sagu yang sehat dan ramah lingkungan.

Thesia menyebut kapasitas produksi sagu di Papua sangat besar dan bahkan melampaui kebutuhan mitra yang ada saat ini. Produksi disebut mampu mencapai 13 ribu ton, sementara kebutuhan mitra baru sekitar dua ton.

Melihat peluang tersebut, Pemprov Papua menargetkan tahun ini sebagai awal aksi nyata untuk memperluas jaringan ekspor dan meningkatkan kapasitas produksi secara terukur.

Baca juga: Pos Tni Nabire Diserang Dan Dibakar Otk

Sebagai penguatan infrastruktur, pemerintah merencanakan pembangunan rumah produksi sagu di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Waropen yang akan menjadi sentra utama pengolahan.

Dari sisi legalitas, dukungan terhadap UMKM juga menjadi prioritas. Sertifikasi, perizinan, hingga legalitas usaha dipastikan diberikan secara gratis agar pelaku usaha lokal mampu memenuhi standar ekspor.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua, Anton Yoas Imbenai, mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan stok bahan baku agar pasar internasional yang telah dibuka tidak terputus akibat kekurangan suplai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Jubi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sagu Papua Siap Tembus Pasar Dunia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!