PAPUA - Panitia Pelaksana (Panpel) resmi mengumumkan pengunduran jadwal kompetisi Cenderawasih Karsa Liga 4 Piala Gubernur Papua 2025/2026. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan aspirasi sejumlah klub yang meminta tambahan waktu pendaftaran.
Masa pendaftaran yang semula berakhir pada 23 Februari 2026 kini diperpanjang hingga 5 Maret 2026. Sementara itu, jadwal kick-off yang sebelumnya direncanakan lebih awal digeser menjadi 10 Maret 2026
Ketua Panpel Cenderawasih Karsa Liga 4 Piala Gubernur Papua, Daud Henry Arim (kanan) bersama Sekretaris Panitia, Arifin Soleh (kiri), saat memberikan keterangan pers di Jayapura, Selasa (24/2/2026).
Ketua Panpel, Daud Henry Arim, menjelaskan bahwa hingga saat ini baru Persiker Keerom yang resmi mendaftar dari total 14 tim yang telah disurati panitia. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama untuk memperpanjang tenggat waktu.
Baca juga: DPR Papua Bantah Penggunaan Dana Rp44 Miliar
Sementara itu, sejumlah klub lain telah menyampaikan konfirmasi akan menyusul mendaftar, di antaranya Biak United, Persidafon Dafonsoro, Persimi Sarmi, Embun Supiori, Emsyk FC, Waribo FC, Nafri FC, Sarmi FC, dan Serui FC.
”Mereka sampaikan kalau bisa Liga 4 Zona Papua bisa diundur waktunya. Sehingga kami panitia rapat dan mengambil keputusan, sepakat bersama-sama mengundurkan kick-off ini. Jadi pendaftaran tutup tanggal 5 Maret 2026,” ujar Daud Arim dalam keterangan persnya, Selasa (24/2/2026).
Terkait penamaan kompetisi yang menggunakan nama Cenderawasih Karsa, Daud mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan hasil koordinasi antara Ketua PSSI Papua, Benhur Tomi Mano, dan Manajer Persipura, Owen Rahadian selaku Owner Cenderawasih Karsa.
”Pak Owen sendiri setuju untuk bisa mensponsori kegiatan Liga 4 ini. Maka kita panitia membuat kompetisi ini dengan nama kompetisi Cenderawasih Karsa Liga 4 Piala Gubernur Papua Tahun 2025/2026,” jelasnya.
Panitia juga berencana menemui Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, dalam beberapa hari ke depan guna melaporkan kesiapan teknis turnamen. Mengingat ajang ini memperebutkan Piala Gubernur, pembukaan resmi diharapkan dapat dilakukan langsung oleh gubernur.
Baca juga: Longsor Menimpa Honai di Pronggoli Yahukimo
Rencananya, seluruh pertandingan akan dipusatkan di Lapangan Barnabas Youwe, Sentani, Kabupaten Jayapura. Stadion tersebut dipilih karena dinilai representatif dan mampu menampung kebutuhan teknis kompetisi.
”Kita perlu menyampaikan ini ke Pak Gubernur supaya diketahui oleh beliau, kemudian memberi kesempatan kepada Bapak Gubernur untuk bisa membuka nanti kompetisi ini,” ujarnya.
Daud memastikan kompetisi tetap akan berjalan meskipun jumlah peserta minim. Namun, apabila hingga batas akhir pendaftaran hanya satu tim yang terdaftar, maka kompetisi terpaksa dibatalkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: