Dokumentasi kegiatan (Klik Papua)
PAPUA - Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga dan Dewan Energi Nasional (DEN) melakukan pengecekan langsung terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Sorong dan wilayah Provinsi Papua Barat Daya.
Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan distribusi energi berjalan lancar serta ketersediaan pasokan tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik penyaluran energi seperti pangkalan minyak tanah, agen LPG non-subsidi, serta stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Sorong Pusat.
Pengecekan lapangan dilakukan oleh Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto, Anggota Unsur Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional Johny Jonatan Numberi, serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo.
Bambang Hermanto menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan ketersediaan BBM di wilayah Papua Maluku, khususnya di Kota Sorong dan Papua Barat Daya, berada dalam kondisi aman.
Menurutnya, stok energi yang tersedia saat ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk saat terjadi lonjakan konsumsi pada periode libur Idulfitri beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa pemantauan tersebut juga dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi energi tetap stabil setelah periode libur panjang.
Baca juga: Kesehatan Papua Diperkuat, Kemendagri Dorong Pembenahan Tata Kelola Rumah Sakit Daerah
Selain melakukan pengecekan lapangan, BPH Migas juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi.
Langkah tersebut dinilai penting agar penyaluran BBM subsidi dapat tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak.
Bambang juga mengimbau masyarakat untuk mulai lebih bijak dalam menggunakan energi, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi dunia.
Baca juga: Penjarahan Beras Bulog Keneyam: Warga Nduga Mengaku Terdesak Krisis Ekonomi
Ia menekankan pentingnya pola konsumsi energi yang lebih hemat, seperti mengurangi penggunaan kendaraan pribadi secara berlebihan, merencanakan perjalanan secara efisien, serta menggunakan BBM sesuai peruntukannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Klik Papua