PAPUA - Badan Karantina Papua Tengah bersama sejumlah instansi pemerintah dan mitra strategis menggelar kegiatan koordinasi yang dipadukan dengan pelatihan serta penyegaran keterampilan menembak di Lapangan Tembak Mako Brimob Batalyon B Pelopor Mimika, Kamis (12/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkuat kemampuan teknis aparatur sekaligus membangun hubungan kerja yang lebih erat antarlembaga yang selama ini berkolaborasi dalam pelaksanaan tugas di wilayah Papua Tengah.
Pelatihan menggunakan senjata api dinas milik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai itu berlangsung dengan pengawasan ketat guna memastikan seluruh peserta mengikuti prosedur keamanan yang telah ditetapkan.
Sejumlah pimpinan instansi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kantor Pajak Pratama Timika, Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara, Kepala Kantor Imigrasi, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan, Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan, serta perwakilan dari PT Freeport Indonesia.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan mitra strategis menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mendapatkan arahan dan pendampingan langsung dari personel profesional Mako Brimob Timika yang bertindak sebagai instruktur.
Para instruktur memberikan materi mengenai teknik dasar menembak, prosedur keselamatan, serta disiplin penggunaan senjata api sesuai standar operasional yang berlaku.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat komunikasi dan koordinasi antarinstansi yang memiliki peran strategis dalam pelayanan publik.
Baca juga: Target Fantastis Dua Juta Tes Malaria Di Mimika, Dinkes Kejar Deteksi Dini Hingga Pelosok Wilayah
Kepala Karantina Papua Tengah, Anton Panji Mahendra, menilai kegiatan tersebut memiliki nilai penting karena mampu mempererat hubungan kerja yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Menurutnya, pelatihan tidak hanya berfokus pada keterampilan menembak, tetapi juga menjadi wadah membangun kebersamaan, memperkuat komunikasi, dan meningkatkan sinergi antarlembaga.
Ia menegaskan bahwa tantangan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat serta kerja sama yang solid dari seluruh pihak terkait.
Baca juga: Tiga Spot Ini Jadi Favorit Pemburu City Light Di Papua
Anton berharap hubungan yang semakin erat antarlembaga dapat menciptakan kepercayaan yang lebih baik sehingga berbagai tugas dan tanggung jawab dapat dijalankan secara cepat, tepat, dan saling mendukung.
Melalui kegiatan tersebut, Badan Karantina Papua Tengah bersama seluruh peserta menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan profesionalisme aparatur, memperkuat kolaborasi lintas instansi, serta menghadirkan pelayanan yang semakin efektif bagi masyarakat di Papua Tengah.A
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papuanewsonline