Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 10:00 WIB

Pertamina Perkuat Distribusi Energi ke Teluk Wondama

Author

 Armada Pertamina saat berada di atas kapal pengangkut BBM yang dikirim menuju Teluk Wondama untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat. (Ist)

Papua — Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku kembali mempercepat langkah penguatan suplai energi ke wilayah Teluk Wondama. Upaya ini dilakukan untuk memastikan layanan kepada masyarakat tidak terganggu dan kebutuhan BBM tetap terpenuhi di tengah meningkatnya mobilitas dan aktivitas ekonomi daerah.

Tambahan pasokan BBM yang terdiri dari 195 ribu liter Pertalite, 55 ribu liter Solar, dan 60 ribu liter Minyak Tanah telah tiba di Teluk Wondama pada Jumat (21/11) dini hari. Setibanya di daerah tujuan, seluruh produk langsung didistribusikan ke lembaga-lembaga penyalur yang ada di wilayah tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku, Ispiani Abbas, menjelaskan bahwa penguatan suplai ini merupakan langkah strategis untuk menjaga ketahanan stok di SPBU Kompak, SPBU BBM Satu Harga, dan Agen Minyak Tanah. Menurutnya, ketersediaan BBM yang stabil sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat di daerah kepulauan.

Baca juga: Frids Bernard Indow Ditetapkan sebagai Calon Wakil Ketua III DPR Papua Barat

“Tambahan suplai ini bertujuan memperkuat ketahanan stok BBM di SPBU dan agen minyak tanah di Teluk Wondama. Kami ingin memastikan layanan tetap terjaga dan masyarakat tidak mengalami kendala dalam memperoleh BBM,” ujar Ispiani.

Ia menegaskan bahwa fokus pengiriman kali ini mencakup empat lembaga penyalur utama, masing-masing dua SPBU Kompak, satu SPBU BBM Satu Harga, dan satu agen minyak tanah. Seluruhnya dipersiapkan untuk melayani kebutuhan rumah tangga, kendaraan, serta aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Pertamina juga memastikan bahwa pengiriman selanjutnya sudah direncanakan. Dalam satu bulan ini, penguatan suplai ke Teluk Wondama akan dilakukan dua hingga tiga kali sebagai bagian dari program keberlanjutan distribusi energi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).

“Fuel Terminal Manokwari sebagai titik suplai berada dalam kondisi aman dan siap melakukan pengiriman berikutnya. Kami juga terus meningkatkan efektivitas bongkar muat BBM dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” tambah Ispiani.

Langkah percepatan logistik energi ini juga diharapkan dapat mendukung stabilitas harga barang dan kelancaran kegiatan masyarakat. Di banyak daerah pesisir Papua Barat, ketersediaan BBM sangat berpengaruh pada transportasi laut, pengolahan hasil perikanan, dan kebutuhan rumah tangga.

Baca juga: Bupati Fakfak dan Pemprov Papua Barat Salurkan 679 Paket Sembako untuk Warga yang Berhak Menerima

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menegaskan komitmennya untuk hadir menjaga pasokan energi di wilayah-wilayah terpencil. Selain distribusi langsung, perusahaan juga melakukan pemantauan rutin agar tidak terjadi gangguan penyaluran di tingkat lembaga penyalur.

Untuk memastikan pelayanan semakin optimal, Pertamina membuka layanan Pertamina Contact Center 135 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan, permintaan informasi, atau melaporkan kondisi distribusi BBM di lapangan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU