Senin, 30 MARET 2026 • 19:16 WIB

Fasilitas Publik Mimika Dijaga, Perbaikan Dipercepat

Author

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi saat diwawancarai awak media. (papuanewsonline.com)

PAPUA - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengimbau masyarakat untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun pemerintah agar tidak dirusak.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai respons atas masih ditemukannya kerusakan fasilitas publik di sejumlah wilayah.

Menurutnya, keberlanjutan manfaat infrastruktur sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam merawatnya.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah melalui Dinas PU akan melakukan penanganan menyeluruh terhadap berbagai kerusakan fasilitas pada tahun ini.

Fokus utama perbaikan mencakup infrastruktur air yang selama ini mengalami gangguan di beberapa titik.

Penanganan akan dilakukan secara simultan dengan melibatkan pihak ketiga yang memiliki kapasitas pengelolaan profesional.

Baca juga: Tambang Tak Bisa Sembarangan, Lima Prinsip Ini Jadi Kunci

Langkah tersebut diambil untuk memastikan fasilitas dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.

Pemerintah juga telah melakukan inventarisasi terhadap titik-titik kerusakan yang dianggap krusial.

Pada tahap awal, perbaikan akan ditangani langsung oleh Dinas PU sebelum pengelolaan diserahkan kepada pihak ketiga.

Ia mengungkapkan bahwa keterbatasan kemampuan masyarakat dalam perawatan menjadi salah satu kendala utama.

Baca juga: STIH Manokwari Gandeng MRPB Perkuat Hukum Adat Papua

Selain itu, beberapa kerusakan juga disebabkan oleh pencurian komponen penting seperti panel solar cell dan inverter.

Akibatnya, sejumlah fasilitas seperti pompa air tidak dapat beroperasi dengan baik.

Sebelumnya, pengelolaan fasilitas sempat diserahkan kepada masyarakat, namun dinilai belum berjalan optimal.

Karena itu, pemerintah mengambil alih kembali untuk dilakukan penataan dan perbaikan secara menyeluruh.

Wilayah yang menjadi prioritas penanganan meliputi Mimika Barat Jauh, Kapiraya, Mimika Barat Tengah, Mimika Barat, Mimika Tengah, hingga Manasari dan Nayaro.

Selain perbaikan, pemerintah juga merencanakan pembangunan fasilitas baru menggunakan sistem desalinasi di wilayah Ipaya.

Ke depan, setiap fasilitas yang dibangun tidak lagi langsung diserahkan kepada masyarakat.

Baca juga: Dari Tugas Kuliah, Pisang Naik Kelas Jadi Bisnis Kreatif

Pengelolaan akan dilakukan oleh pihak profesional yang dilengkapi tenaga teknis dan mekanik di lapangan.

Pemerintah juga membangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk PT Freeport Indonesia serta pihak swasta lainnya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pengelolaan fasilitas sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Dengan langkah tersebut, pemerintah optimistis fasilitas publik dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Papuanewsonline.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU