PAPUA - Nama Marthen Indey tercatat sebagai salah satu tokoh penting asal Papua yang memiliki kontribusi besar dalam perjuangan mempertahankan Irian Barat sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pria kelahiran tahun 1912 itu dikenal sebagai sosok nasionalis yang berani melawan penjajahan Belanda meskipun sebelumnya pernah bekerja dalam institusi kepolisian kolonial.
Semangat perjuangannya mulai terlihat setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tahun 1945 ketika ia aktif mendukung gerakan pembebasan Papua.
Bersama tokoh nasionalis Papua lainnya seperti Silas Papare, Marthen Indey merancang perlawanan terhadap kekuasaan Belanda di wilayah Irian Barat.
Baca juga: Masjid Al Baabul Munawwar Tembagapura : Masjid Terdalam Di Dunia
Gerakan tersebut membuat pemerintah kolonial khawatir karena pengaruh Marthen Indey dinilai mampu membangkitkan semangat rakyat Papua untuk bergabung dengan Indonesia.
Pada akhir tahun 1945, ia disebut turut memengaruhi anggota Batalyon Papua bentukan Sekutu agar melakukan perlawanan terhadap Belanda.
Akibat aktivitas politik dan perjuangannya, Marthen Indey kemudian ditangkap dan dipenjara oleh Belanda di Jayapura selama kurang lebih tiga tahun.
Baca juga: Rekomendasi Workshop Batik Papua Dorong Kreativitas Dan Pelestarian Budaya
Setelah bebas, perjuangannya tidak berhenti. Ia terus aktif menyuarakan aspirasi rakyat Papua melalui organisasi Komite Indonesia Merdeka yang dibentuk pada 1946.
Melalui organisasi tersebut, Marthen Indey secara konsisten menegaskan bahwa Papua merupakan bagian dari Indonesia dan tidak boleh dipisahkan oleh kekuatan kolonial.
Salah satu langkah penting dalam sejarah perjuangannya terjadi pada tahun 1962 ketika ia ikut merumuskan Piagam Kotabaru yang menjadi simbol dukungan rakyat Papua terhadap NKRI.
Baca juga: Ini Ragam Upacara Adat Papua dan Filosofinya
Piagam tersebut menjadi bukti politik bahwa banyak masyarakat Papua pada masa itu menginginkan integrasi dengan Indonesia dan menolak dominasi Belanda.
Dalam masa Operasi Trikora, Marthen Indey juga dikenal terlibat dalam strategi gerilya dan membantu perjuangan militer Indonesia untuk membebaskan Irian Barat.
Atas jasa dan pengorbanannya, pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marthen Indey pada tahun 1993 serta mengabadikan namanya sebagai rumah sakit dan monumen di Jayapura.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: