Minggu, 31 MEI 2026 • 18:12 WIB

Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Anggota KKB Intan Jaya

Author

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pemuda berinisial EK (18) yang diduga terafiliasi dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap VIII Intan Jaya di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (30/5/2026). (Ist)

PAPUA – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali melakukan langkah penegakan hukum di wilayah Papua Tengah dengan mengamankan seorang pemuda yang diduga terlibat dalam aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya.

Pemuda berinisial EK (18) itu diamankan oleh personel Satgas Damai Cartenz saat melaksanakan patroli jalan kaki di kawasan pemukiman warga Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 09.30 WIT.

Penangkapan dilakukan sebagai bagian dari upaya aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang selama beberapa tahun terakhir kerap menjadi lokasi gangguan keamanan bersenjata.

Berdasarkan informasi yang disampaikan aparat, EK diduga merupakan anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya yang disebut berada di bawah pimpinan Apen Kobogau.

Saat ini, pemuda tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami dugaan keterlibatannya dalam berbagai aksi yang selama ini menjadi perhatian aparat keamanan.

Baca juga: Masyarakat Adat Ditegaskan Jadi Pusat Pembangunan Papua

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain berupa dokumen yang diduga terkait jaringan kelompok bersenjata, sejumlah uang tunai, serta dua unit telepon genggam.

Menurut Yusuf, kedua telepon seluler tersebut kini sedang menjalani proses analisis forensik digital guna memperoleh informasi tambahan yang dapat mendukung proses penyelidikan.

Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan penyidik menunjukkan bahwa EK diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah aksi gangguan keamanan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya dalam beberapa tahun terakhir.

Aksi-aksi tersebut antara lain pembakaran barak bandara dan mobil tangki air yang terjadi pada tahun 2021. Selain itu, yang bersangkutan juga diduga terkait dengan peristiwa pembakaran sejumlah perumahan milik Pemerintah Kabupaten Intan Jaya.

Baca juga: Film Pesta Babi Tembus London, Ratusan Mahasiswa Indonesia Gelar Nobar dan Diskusi

Penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan EK dalam berbagai aksi penembakan yang terjadi sepanjang tahun 2025 hingga awal tahun 2026.

Salah satu peristiwa yang menjadi perhatian adalah penembakan terhadap pesawat Caravan PK-RVV yang terjadi di area Bandara Bilorai, Intan Jaya.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyambut baik hasil pengamanan tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat serta menciptakan situasi yang kondusif di Papua.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen aparat dalam melakukan penegakan hukum terhadap setiap pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan maupun gangguan keamanan.

Meski demikian, Faizal menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalitas dan akuntabilitas.

Baca juga: Tim Film Pesta Babi Minta Publik Tidak Hakimi Mama Yasinta Moiwend

Ia juga menekankan bahwa aparat tetap mengedepankan penghormatan terhadap hak asasi manusia serta asas praduga tak bersalah selama proses penyidikan berlangsung.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Ia meminta masyarakat untuk mempercayakan seluruh proses hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang sehingga penyelidikan dapat berjalan secara objektif dan transparan.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah preventif maupun penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di Papua, khususnya di wilayah-wilayah yang masih rawan terjadi gangguan keamanan. Aparat juga berharap dukungan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi mendukung aktivitas sosial, pendidikan, serta pembangunan di Kabupaten Intan Jaya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Papuanewsonline.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU