Selasa, 30 JUNI 2026 • 21:52 WIB

Dukung Ekspor Perdana Ikan, John Gobai Minta Masyarakat Asli Jadi Pelaku Utama

Author

Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menyampaikan dukungan terhadap peluncuran ekspor perdana ikan dari Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (Ist)

PAPUA – Peluncuran ekspor perdana ikan dari Pelabuhan Perikanan Pomako, Kabupaten Mimika, mendapat dukungan dari Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah, John NR Gobai.

Menurut Gobai, langkah tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan sektor perikanan sekaligus membuka peluang pasar internasional bagi hasil laut yang berasal dari Papua Tengah.

Meski tidak dapat menghadiri kegiatan secara langsung karena sedang melaksanakan tugas kedewanan di Enarotali, Kabupaten Paniai, Selasa (30/6/2026), Gobai tetap menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan ekspor perdana tersebut.

Ia menilai keberhasilan membuka akses ekspor merupakan sebuah kemajuan yang patut didukung karena dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas perikanan daerah.

Namun demikian, Gobai mengingatkan bahwa pengelolaan kekayaan laut Papua Tengah harus tetap berpihak kepada masyarakat asli, khususnya warga Mimika.

Menurutnya, sumber daya laut yang melimpah merupakan "emas biru" yang harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan wilayah pesisir.

Baca juga: Fasilitas Umum Perumahan Jadi Perhatian, Pemkab Mimika Percepat Penataan PSU

Ia menegaskan bahwa potensi perikanan tidak boleh hanya dinikmati oleh pihak luar, melainkan harus menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat adat sebagai pemilik hak atas wilayah tersebut.

Pandangan itu, kata Gobai, juga sejalan dengan hasil pembahasan yang dilakukan DPR Papua Tengah bersama Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Mimika beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut disimpulkan bahwa pengelolaan sumber daya alam, termasuk sektor perikanan, perlu menempatkan masyarakat asli sebagai bagian utama dalam rantai ekonomi.

Gobai turut memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten yang telah berkolaborasi membuka jalur ekspor bagi komoditas hasil laut dari Mimika.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk perikanan Papua Tengah di pasar internasional.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ekspor tidak hanya diukur dari besarnya volume pengiriman ikan ke luar negeri.

Lebih dari itu, manfaat ekonomi yang dihasilkan harus benar-benar dirasakan oleh para nelayan serta masyarakat pesisir yang menjadi bagian dari aktivitas perikanan di Pomako maupun wilayah lainnya.

Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Gobai menyarankan agar pemerintah bersama pelaku usaha menyusun pola kemitraan yang jelas dengan kelompok nelayan asli Mimika.

Skema kerja sama itu, menurutnya, harus menjamin adanya keterlibatan masyarakat secara langsung dalam kegiatan produksi, distribusi, hingga pemasaran hasil perikanan.

Ia menilai pengaturan yang transparan akan memberikan kepastian bagi seluruh pihak sekaligus mendorong terciptanya pengelolaan sumber daya laut yang berkeadilan.

Dengan demikian, masyarakat asli tidak hanya menjadi penonton di tengah berkembangnya industri perikanan, tetapi benar-benar menjadi pelaku utama yang memperoleh manfaat ekonomi secara berkelanjutan dari kekayaan laut Papua Tengah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU