PAPUA - Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, menyebut dua penyerang anyar timnya masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan gaya permainan skuad Mutiara Hitam.
Dua pemain yang dimaksud adalah Viktor Mansaray dan Osas Saha, yang hingga kini belum menunjukkan performa maksimal dalam mencetak gol sejak bergabung bersama Persipura.
Kedua striker tersebut direkrut manajemen untuk mengisi kekosongan setelah kepergian Mathius da Silva yang memilih melanjutkan karier ke klub Irak, Al Zawraa SC pada akhir Januari 2026.
Baca juga: Pemprov Tunggu Edaran Resmi Kemendagri Terapkan WFH
Menurut Rahmad Darmawan, proses adaptasi menjadi hal yang wajar bagi pemain baru yang datang dari lingkungan sepak bola dengan karakter permainan berbeda.
Ia menilai perubahan pola permainan dari klub sebelumnya membuat Viktor Mansaray dan Osas Saha perlu menyesuaikan diri dengan strategi tim Persipura.
Rahmad menjelaskan bahwa secara teori proses tersebut terlihat mudah, namun dalam praktiknya para pemain harus memahami banyak aspek taktik yang diterapkan tim.
Baca juga: Konflik Maybrat Memanas, TPNPB Klaim Serangan ke Pos Militer di Aifat Selatan
Meski demikian, ia berharap kedua pemain tersebut tetap memiliki motivasi tinggi dan terus menunjukkan kerja keras selama mengikuti program latihan tim.
Pelatih yang akrab disapa RD itu menekankan bahwa semangat dan komitmen menjadi kunci bagi pemain untuk bisa memenuhi ekspektasi klub.
Ia juga berharap dalam enam pertandingan tersisa musim ini kedua striker tersebut dapat mulai memberikan kontribusi nyata bagi tim.
Kesempatan itu bisa datang pada pertandingan penting Persipura menghadapi Deltras Sidoarjo dalam lanjutan kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026.
Baca juga: Program Mudik Gratis Boven Digoel Resmi Diluncurkan, Fasilitasi Warga Rayakan Lebaran dan Paskah
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Lukas Enembe yang terletak di Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jubi