PAPUA – Suasana hangat dan penuh antusias memenuhi ruang pertemuan di Boven Digoel saat Bupati Boven Digoel, Roni Omba, secara resmi membuka kegiatan Temu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) 2025 pada Rabu (3/12/2025). Acara ini digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Boven Digoel sebagai bagian dari upaya memperkuat peran masyarakat dalam ekosistem informasi daerah.
Pertemuan tersebut menghadirkan para pengurus dan anggota KIM dari berbagai distrik dan kampung. Kehadiran peserta menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk terlibat dalam penyebaran informasi publik semakin tinggi, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan akses informasi lebih merata.
Dalam sambutannya, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa KIM bukan sekadar kelompok diskusi, tetapi elemen strategis yang mampu memperpendek jarak informasi antara pemerintah dan masyarakat. Peran ini dinilai penting untuk mempercepat penyampaian kebijakan, program pembangunan, dan berbagai layanan pemerintah kepada warga.
Baca juga: Polda Papua Barat Tegaskan Keributan di Pelabuhan Manokwari Dipicu Hoaks, Situasi Berhasil Diamankan
Bupati juga mengingatkan bahwa kemampuan mengolah informasi kini menjadi kebutuhan dasar di tengah perkembangan teknologi digital. Ia berharap melalui kegiatan Temu KIM, para anggota dapat memperbarui pengetahuan seputar literasi informasi sehingga mampu menjadi corong edukasi dan pemberdayaan bagi masyarakat di lingkungannya.
Kegiatan Temu KIM 2025 turut menghadirkan berbagai narasumber dari bidang literasi digital, jurnalistik warga, hingga komunikasi publik. Setiap materi yang disampaikan dirancang agar peserta dapat menyesuaikan diri dengan dinamika informasi modern yang cepat, kompleks, dan sering kali diwarnai oleh penyebaran hoaks.
Para peserta memanfaatkan momen ini untuk saling bertukar pengalaman terkait tantangan penyebaran informasi di tingkat kampung. Diskusi interaktif yang berlangsung menciptakan suasana pembelajaran yang hidup dan memperkuat jejaring kerja sama antar-KIM di seluruh Boven Digoel.
Selain materi utama, peserta juga diajak untuk memahami kembali tugas dan fungsi KIM sebagai kelompok yang membantu pemerintah mengedukasi masyarakat, terutama terkait informasi pembangunan, kesehatan, pendidikan, hingga mitigasi bencana. Peran ini menjadi semakin vital seiring meningkatnya kebutuhan transparansi dan akses informasi.
Penyelenggaraan Temu KIM 2025 disebut sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam mendorong kapasitas masyarakat agar mampu berkontribusi pada ekosistem informasi yang sehat dan produktif. Harapannya, KIM dapat menjadi benteng pertama dalam menangkal disinformasi sekaligus penggerak literasi digital di kampung-kampung.
Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mengembangkan kualitas penyebaran informasi publik di Boven Digoel. Para peserta menyatakan kesiapan mereka untuk memperkuat peran KIM sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang informatif, kritis, dan berdaya.
Dengan suksesnya kegiatan ini, pemerintah daerah optimis bahwa KIM di Boven Digoel semakin siap menghadapi tantangan informasi di era digital serta mampu membantu mempercepat pembangunan daerah melalui penyebaran informasi yang benar, jelas, dan bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: