Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 14:49 WIB

Speedboat Terbalik di Kepulauan Yapen, 18 Penumpang Hilang Diterjang Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Speedboat Terbalik di Kepulauan Yapen, 18 Penumpang Hilang Diterjang Angin Kencang dan Gelombang TinggiIlustrasi Hilang Tenggelam (creativeart)PAPUA - Speedboat bermesin 40 PK yang membawa 21 penumpang terbalik di perairan Tanjung Andei, Distrik Raimbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, pada Rabu (24/12/2025) malam.

Tragedi terjadi sekitar pukul 20.00 WIT ketika kapal dihantam angin kencang serta gelombang tinggi dalam perjalanan dari Kota Serui menuju Kampung Waindu.

Kepala Kantor SAR Biak, Kundori, menyebut pihaknya baru menerima laporan resmi pada Kamis sore dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.

Baca juga: Berbagi Kepedulian di Tengah Tugas Pengamanan Natal, KOHATI dan KAHMI Mimika Turun Langsung ke Pos PAM

Hingga kini, tiga penumpang dilaporkan selamat setelah dievakuasi oleh warga setempat, sementara 18 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

“Dari laporan yang kami terima, speedboat boat itu mengangkut 21 orang penumpang dari Kota Serui menuju Kampung Waindu. Namun dalam perjalanan speedboat diterjang angin kencang dan gelombang tinggi sehingga terbalik,” kata Kundori, Sabtu (27/12/2025) pagi.

Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel TNI AU, TNI AL, Kepolisian, dan masyarakat setempat. Tim menyisir lokasi menggunakan KN SAR Wibisana 243 serta Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk memperluas jangkauan di perairan Tanjung Andei.

Baca juga: Mikhayla Shanum Caya Jadi Sensasi Baru SEA Games 2025, Atlet Termuda Indonesia dari Papua Pegunungan

Dari total penumpang, tiga orang telah ditemukan selamat sementara 18 lainnya masih dalam pencarian intensif.

“Sementara 18 orang penumpang lainnya masih belum diketahui dan menjadi fokus utama operasi penyelamatan tim SAR gabungan,” tuturnya.

Selain lewat jalur laut, proses pencarian juga dilakukan melalui pemantauan udara dengan pesawat untuk memperluas area pencarian. “Selain jalur laut, upaya pencarian juga melibatkan pemantauan udara guna menjangkau radius yang lebih luas,” pungkas Kundori.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Speedboat Terbalik di Kepulauan Yapen, 18 Penumpang Hilang Diterjang Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!