Suasana entry meeting (Dok. Pemkab Boven Digoel)
PAPUA - Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menargetkan pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Target tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP., saat memimpin entry meeting pemeriksaan LKPD Tahun 2026 yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel, menandai dimulainya tahapan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Selama empat tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel masih memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), sehingga peningkatan menjadi WTP dipandang sebagai langkah strategis untuk menunjukkan perbaikan signifikan dalam pengelolaan anggaran dan pelaporan keuangan.
Baca juga: Beasiswa Jayapura 2026, Semua Pelajar Jayapura Dijamin Pendidikannya
Bupati menekankan pentingnya keseriusan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyiapkan data, dokumen, dan laporan yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa BPK secara lengkap, akurat, serta tepat waktu.
Menurutnya, proses pemeriksaan harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh agar tata kelola keuangan daerah semakin tertib, patuh regulasi, dan bebas dari potensi penyimpangan.
Pengelolaan keuangan negara, kata Bupati, wajib dijalankan berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam rangka memastikan kelancaran pemeriksaan, seluruh OPD diminta untuk bersikap proaktif, kooperatif, serta responsif terhadap setiap permintaan klarifikasi maupun dokumen dari tim pemeriksa.
Bupati juga menginstruksikan agar selama masa pemeriksaan berlangsung, seluruh kepala OPD tidak melakukan perjalanan ke luar daerah tanpa izin resmi dari Bupati atau Wakil Bupati.
Langkah pengawasan diperkuat dengan menugaskan Inspektur Daerah, Kepala Badan Keuangan, serta Pelaksana Harian Sekretaris Daerah untuk melakukan pemantauan intensif terhadap jalannya pemeriksaan.
Baca juga: Danau Imfote, Pesona Danau Love yang Memikat di Jayapura
Pemantauan ini bertujuan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, sekaligus meminimalkan risiko kesalahan administrasi maupun potensi temuan.
Bupati menegaskan bahwa setiap indikasi data fiktif, ketidaksesuaian laporan, atau potensi fraud harus diungkap secara terbuka agar dapat segera ditindaklanjuti.
Ia meyakini, dengan kerja keras, disiplin, dan sinergi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan secara signifikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: