Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 21:52 WIB

Pertamina Sidak SPBU Manokwari, Awasi Penyaluran BBM Subsidi Agar Tepat Sasaran

Pertamina Sidak SPBU Manokwari, Awasi Penyaluran BBM Subsidi Agar Tepat SasaranPetugas PT Pertamina Patra Niaga bersama Kepolisian Resor Manokwari dan Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari melakukan inspeksi mendadak lintas sektoral di SPBU Wosi dan SPBU Sowi, Manokwari, Papua Barat, Selasa (28/1/2026) (Pertamina Papua Barat)

PAPUA - PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam menjaga penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi agar tepat sasaran melalui pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) lintas sektoral di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Kegiatan sidak kali ini difokuskan di dua lokasi, yakni SPBU 84.983.02 Wosi dan SPBU 83.983.02 Sowi, dengan melibatkan Kepolisian Resor Manokwari serta Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari sebagai bentuk sinergi pengawasan distribusi energi bersubsidi.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan bahwa BBM subsidi, khususnya Solar, disalurkan sesuai peruntukan dan ketentuan yang berlaku, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menegaskan bahwa pengawasan rutin bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Pertamina dalam menjaga tata kelola distribusi BBM subsidi.

Baca juga: Pemkab Boven Digoel targetkan WTP atas Pemeriksaan LKPD 2025

Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga berupaya menekan potensi penyalahgunaan dengan menerapkan sistem pengawasan berbasis digital melalui Program Subsidi Tepat, yang mengandalkan penggunaan QR Code sebagai alat kontrol penyaluran Solar subsidi secara transparan dan akuntabel.

Dalam pelaksanaan sidak, tim gabungan menemukan sejumlah indikasi pelanggaran, antara lain penggunaan pelat nomor kendaraan palsu, pemakaian lebih dari satu pelat nomor, barcode atau QR Code Subsidi Tepat ganda maupun palsu, serta kendaraan dengan status pajak dan pelat nomor mati.

Temuan tersebut menunjukkan masih adanya upaya oknum tertentu untuk memanfaatkan celah dalam sistem distribusi BBM subsidi, sehingga pengawasan terpadu dinilai menjadi langkah krusial untuk mencegah kerugian negara dan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga menyiapkan mekanisme pemblokiran QR Code bagi kendaraan yang terbukti melanggar, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk penanganan lebih lanjut apabila ditemukan unsur pidana.

Dalam kegiatan ini, Kepolisian Resor Manokwari mengamankan lima unit truk yang terbukti melakukan pelanggaran, guna dilakukan pemeriksaan, pendataan, serta investigasi lebih mendalam sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Untuk kendaraan dengan pelat nomor mati, petugas langsung berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk dilakukan penindakan berupa penilangan, sementara kendaraan yang menggunakan pelat dan barcode palsu diamankan ke kantor kepolisian untuk proses lanjutan.

Baca juga: Beasiswa Jayapura 2026, Semua Pelajar Jayapura Dijamin Pendidikannya

Langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera, sekaligus meningkatkan kesadaran para pelaku usaha dan pengguna kendaraan agar mematuhi ketentuan pembelian BBM subsidi secara bertanggung jawab.

Selain aspek penegakan aturan, sidak lintas sektoral juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keadilan distribusi energi, agar subsidi negara benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok yang membutuhkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pertamina Sidak SPBU Manokwari, Awasi Penyaluran BBM Subsidi Agar Tepat Sasaran

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!