PAPUA - Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri bersama jajaran Operasi Damai Cartenz-2026 (ODC-2026) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Timika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (20/02/2026).
Kedatangan rombongan yang mendarat di Bandara Mozes Kilangin pada pukul 08.55 WIT ini bertujuan untuk melakukan pemantauan sekaligus memperkuat pelaksanaan tugas operasional di lapangan.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Reza Arif Dewanto selaku Wakil Komandan Korps Brimob Polri, yang hadir bersama sejumlah pejabat utama dalam struktur Operasi Damai Cartenz-2026.
Turut mendampingi, Kasatgas Banops ODC-2026 Bambang Widiatmoko serta Kasatgas Tindak ODC-2026 Patria Yuda R, menegaskan keseriusan institusi dalam memastikan operasi berjalan sesuai standar profesionalisme.
Baca juga: Menko Yusril Desak Oknum Brimob Dipecat
Setibanya di Timika, rombongan langsung disambut jajaran pejabat dan personel yang telah lebih dahulu melaksanakan monitoring, termasuk Kaminops ODC-2026 Kombes Pol Hendrik Purwono.
Hadir pula Kaops Amole 2026 Kombes Pol Fajar Dani Susanto serta Danmen I Gegana Pasbrimob III Korps Brimob Polri Kombes Pol Irwandi Yuli Prasetyo yang turut memperkuat koordinasi lapangan.
Kehadiran para pejabat tinggi tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari konsolidasi internal guna mengevaluasi sekaligus menyempurnakan strategi pengamanan di wilayah Papua Tengah.
Selain jajaran utama, Dansatgas Amole 2026 AKBP Jandry Denny Sairlela dan Wakil Satgas Humas ODC-2026 AKBP Andri Alam juga terlihat aktif mendampingi rangkaian kegiatan monitoring.
Personel dari Satgas Tindak, Satgas Ops Damai Cartenz-2026, hingga Satgas Ops Amole-2026 turut ambil bagian dalam agenda tersebut, menunjukkan kesiapsiagaan lintas satuan.
Baca juga: TPNPB Akui Serang Pos Militer di Nabire
Monitoring ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh tahapan operasi berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
Langkah ini juga mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki dinamika sosial dan keamanan yang kompleks.
Dengan penguatan koordinasi serta evaluasi langsung dari pimpinan, diharapkan Operasi Damai Cartenz-2026 mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Papua Tengah, sekaligus mempertegas profesionalisme aparat dalam menjalankan tugas negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papuanewsonline.com