PAPUA - Persekutuan Gereja-gereja Mimika (PGGM) menggelar perayaan Hari Raya Paskah 2026 dengan penuh semarak di Gedung Eme Neme Yauware pada Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini mengusung tema besar “Kristus Bangkit Membaharui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari kitab 2 Korintus 5:17, menghadirkan suasana religius yang sarat makna spiritual.
Perayaan diawali dengan parade meriah yang melibatkan anak-anak Sekolah Minggu GKI Pengharapan, yang tampil penuh semangat dan sukacita.
Baca juga: Pertamina Percepat Distribusi Bright Gas Di Timika, Stok Dipastikan Aman Dan Terkendali
Barisan anak-anak tersebut menjadi simbol harapan dan generasi penerus yang membawa pesan damai serta kasih dalam kehidupan bermasyarakat.
Mewakili Kapolres Mimika, Pastor Ibrani Gwijangge Projo dalam sambutannya mengajak seluruh umat Kristiani untuk hidup dalam kasih dan saling menghormati.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, khususnya dalam berlalu lintas, sebagai bentuk tanggung jawab bersama di ruang publik.
Baca juga: Aksi FRP Di Mimika Menguat, Tuntut Penutupan Freeport Dan Evaluasi Otsus Papua
Menurutnya, sikap tertib dan saling menghargai merupakan wujud nyata dari nilai iman yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan bahwa makna Paskah menjadi momentum penting untuk membangun harapan baru di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Ia menilai perayaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan cerminan persatuan masyarakat Mimika yang beragam.
Baca juga: DPRK Mimika Terima Aksi FRP, Aspirasi Rakyat Siap Didorong Ke Tingkat Lebih Tinggi
Bupati juga menyinggung bahwa masyarakat Mimika telah melewati berbagai perayaan keagamaan seperti Imlek, Tahun Baru Saka, dan Idul Fitri dengan penuh kebersamaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papuanewsonline.com