Pangdam XVIII/Kasuari Lepas Karnaval 30 Kendaraan Hias Natal: Meriahkan Bulan Kasih dan Pererat Persaudaraan di Manokwari
PAPUA - Suasana bulan Desember di Manokwari kembali semarak dengan digelarnya Karnaval Kendaraan Hias Natal yang dilepas langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (1/12/2025) itu menandai dimulainya berbagai rangkaian perayaan Natal di wilayah tersebut. Bertempat di depan Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Manokwari, acara ini menjadi salah satu momentum simbolis untuk menyebarkan pesan damai dan sukacita.
Pelepasan karnaval dilakukan dengan khidmat namun penuh keceriaan, dihadiri oleh Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari, Ny. Mevi Christian K. Tehuteru, serta tokoh-tokoh penting lainnya. Hadir pula Ketua MRP Papua Barat, perwakilan Polda Papua Barat melalui Kabid Humas, dan sejumlah pejabat utama Kodam XVIII/Kasuari yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Sedikitnya 30 kendaraan hias yang mewakili berbagai gereja di Manokwari berpartisipasi dalam pawai. Setiap kendaraan dihiasi ornamen Natal, patung malaikat, pohon terang, hingga rangkaian lampu warna-warni, sehingga menghadirkan nuansa perayaan yang meriah dan mencuri perhatian masyarakat sepanjang rute. Pawai dimulai dari RSAL Manokwari dan berakhir di Lapangan Kodim 1801/Manokwari.
Dalam keterangan kepada wartawan, Pangdam XVIII/Kasuari menyebut bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan bulan kasih yang identik dengan semangat berbagi dan kebahagiaan umat Nasrani. Menurutnya, perayaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan dari komando atas untuk menyambut Natal dengan kegiatan yang bermanfaat dan membangun kebersamaan.
Ia menjelaskan bahwa Kodam XVIII/Kasuari berupaya menghadirkan suasana perayaan yang inklusif dan mampu merangkul seluruh denominasi gereja. Karena itu, karnaval kendaraan hias ini dipilih sebagai wadah yang dapat memperkuat serta memperluas jalinan persaudaraan antarjemaat di wilayah Manokwari.
Pangdam juga menekankan pentingnya menghadirkan kegiatan yang mampu menambah semarak bulan Desember. Menurutnya, momen bulan kasih harus diisi dengan kegiatan positif yang mendorong masyarakat menjaga kerukunan dan harmonisasi kehidupan beragama. Pawai kendaraan hias ini menjadi salah satu langkah konkrit untuk mewujudkan hal tersebut.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang perayaan simbolik Natal, tetapi juga tentang mempererat tali persaudaraan antar umat beragama. Dengan melibatkan berbagai gereja—mulai dari Katolik, GKI, hingga denominasi lainnya—Pangdam ingin menunjukkan bahwa keberagaman bukanlah hambatan, melainkan kekuatan bagi masyarakat Papua Barat.
Selama berlangsungnya pawai, suasana meriah terlihat dari antusiasme warga yang memadati pinggir jalan untuk menyaksikan rombongan kendaraan hias. Warga dari berbagai kalangan tampak terhibur dan larut dalam sukacita, menandakan bahwa kegiatan seperti ini membawa dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
Baca juga: RAPBD Jayapura 2026 Mengalami Penyusutan, Pemkab Cari Jalan Keluar di Tengah Tekanan Pembiayaan
Pangdam berharap karnaval tersebut tidak hanya menjadi ajang selebrasi keagamaan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman budaya dan keyakinan. Pawai ini menjadi bentuk nyata bagaimana elemen masyarakat dapat bersatu dalam satu wadah kebersamaan.
Kegiatan ini pun menutup hari dengan kesan mendalam bagi para peserta maupun penonton. Karnaval kendaraan hias Natal ini bukan hanya mempercantik kota dengan cahaya dan dekorasi, tetapi juga memperindah hubungan sosial masyarakat Manokwari dengan pesan damai, kasih, dan persatuan yang selaras dengan esensi Natal.
Dengan berakhirnya kegiatan di Lapangan Kodim 1801/Manokwari, rangkaian perayaan bulan kasih resmi dimulai, membawa harapan baru bahwa Natal tahun ini akan menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin memperkuat hubungan persaudaraan dan menjaga kedamaian di Papua Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: