PAPUA - Sejumlah warga Kabupaten Nduga melakukan aksi pemalangan terhadap Bupati Nduga, Yoas Beon, di Bandara Moses Kilangin, Timika.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes masyarakat yang mengaku kesulitan bertemu langsung dengan kepala daerah mereka.
Kekecewaan warga disebut telah berlangsung cukup lama akibat minimnya interaksi antara bupati dan masyarakat di wilayah Nduga.
Menurut keterangan warga, Yoas Beon dinilai jarang berada di daerah yang dipimpinnya dan lebih sering berada di luar wilayah.
Baca juga: Semangat Persatuan Menggema di Timika, Aksi Damai Peringati Kembalinya Papua ke NKRI
Kondisi ini membuat masyarakat merasa aspirasi mereka tidak tersampaikan secara langsung kepada pemimpin daerah.
Ketegangan yang terakumulasi akhirnya memicu aksi pemalangan sebagai bentuk luapan kekecewaan.
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, warga menyampaikan keluhan mereka secara terbuka terhadap kepemimpinan bupati.
Tidak hanya soal kehadiran, warga juga menyoroti sejumlah janji yang dinilai belum direalisasikan hingga saat ini.
Baca juga: Longsor Putus Akses Waa-Banti, Warga Soroti Infrastruktur dan Dampak Limbah Tambang
Mereka menyebut, upaya untuk meminta penjelasan kerap tidak mendapatkan respons yang memadai dari pihak terkait.
Situasi ini semakin disorot karena sebelumnya bupati sempat menegaskan agar seluruh aparatur pemerintah bekerja dan berada di Kabupaten Nduga.
Pernyataan tersebut justru menuai kritik karena dianggap tidak selaras dengan kondisi yang terjadi di lapangan.
Aksi pemalangan di Bandara Moses Kilangin berlangsung di bawah pengawasan aparat keamanan dan sempat menarik perhatian publik di Timika.
Baca juga: Longsor Lumpuhkan Waa-Banti, Warga Terisolasi Dan Soroti Dampak Lingkungan Serta Infrastruktur
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kabupaten Nduga belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat lebih terbuka, responsif, dan hadir secara nyata di tengah kebutuhan warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papuanewsonline.com