PAPUA - Kesempatan bagi putra-putri asli Papua untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri kembali dibuka melalui berbagai program beasiswa afirmasi pada tahun 2026.
Program tersebut difokuskan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua melalui pendidikan tinggi jenjang sarjana, magister, hingga doktoral.
Salah satu program utama yang paling diminati adalah Beasiswa Afirmasi LPDP Papua yang ditujukan khusus bagi Orang Asli Papua atau OAP.
Baca juga: Masjid Al Baabul Munawwar Tembagapura : Masjid Terdalam Di Dunia
Melalui program ini, peserta memiliki peluang menempuh pendidikan S2 dan S3 di berbagai universitas luar negeri dengan dukungan pendanaan penuh.
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 1 diperkirakan dibuka pada akhir Januari hingga Februari 2026, sementara tahap berikutnya berlangsung pada pertengahan tahun.
Program afirmasi ini mencakup pembiayaan kuliah, biaya hidup, hingga pelatihan dan pengayaan kemampuan bahasa asing sebelum keberangkatan.
Peserta yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri umumnya tetap diwajibkan memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS atau TOEFL.
Baca juga: Rekomendasi Workshop Batik Papua Dorong Kreativitas Dan Pelestarian Budaya
Meski jalur afirmasi memberikan penyesuaian tertentu terhadap nilai minimal, calon peserta tetap disarankan mempersiapkan kemampuan bahasa sejak dini.
Selain LPDP, tersedia pula program Beasiswa ADik atau Afirmasi Pendidikan Tinggi yang ditujukan bagi siswa asal Papua untuk melanjutkan studi jenjang sarjana.
Program tersebut biasanya dibuka pada periode sekitar Februari hingga Mei dan menjadi salah satu jalur favorit bagi pelajar Papua untuk melanjutkan pendidikan.
Baca juga: Ini Ragam Upacara Adat Papua dan Filosofinya
Di samping program nasional, beberapa pemerintah daerah di Papua juga menyediakan beasiswa khusus maupun kerja sama pendidikan dengan negara tertentu.
Calon penerima beasiswa diimbau aktif memantau informasi resmi melalui laman LPDP serta mempersiapkan dokumen identitas yang membuktikan status Orang Asli Papua.
Selain kesiapan administrasi dan bahasa Inggris, peserta juga perlu menyiapkan mental serta esai tentang komitmen kembali membangun Papua setelah menyelesaikan pendidikan di luar negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: