Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 07 FEBRUARI 2026 • 19:27 WIB

Sekjen BNPP RI Tinjau Langsung PLBN Yetetkun, Dorong Penguatan Akses dan Ekonomi Perbatasan

Sekjen BNPP RI Tinjau Langsung PLBN Yetetkun, Dorong Penguatan Akses dan Ekonomi PerbatasanSekretaris Jenderal BNPP RI Komjen Pol. Makhruzi Rahman bersama Bupati Boven Digoel Roni Omba serta unsur TNI–Polri saat melakukan peninjauan langsung ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun (Dok. Pemkab Boven Digoel)

PAPUA - Sekretaris Jenderal Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, melakukan kunjungan kerja ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Yetetkun di Distrik Ninati, Kabupaten Boven Digoel, Kamis (6/2/2026), sebagai bagian dari langkah strategis pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan status perlintasan di kawasan perbatasan Indonesia–Papua Nugini.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana perbatasan, sekaligus memastikan kesiapan PLBN Yetetkun dalam mendukung pelayanan lintas negara yang lebih luas, aman, tertib, dan modern bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Dalam peninjauan tersebut, Sekjen BNPP RI didampingi oleh Bupati Boven Digoel, Roni Omba, serta unsur TNI dan Polri, yang bersama-sama mengevaluasi berbagai fasilitas penunjang, mulai dari akses jalan, bangunan pelayanan, hingga sistem pengamanan kawasan perbatasan.

Baca juga: KORUPSI DANA KAMPUNG: Alpius Yigibalom Tak Kunjung Jadi Tersangka, Sorotan Publik Menguat terhadap Kinerja Polda Papua

Bupati Boven Digoel Roni Omba menyampaikan bahwa peningkatan status perlintasan di wilayahnya diharapkan dapat membuka akses ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, sekaligus mempercepat laju pembangunan daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Menurutnya, keberadaan PLBN Yetetkun yang representatif akan menjadi pintu masuk baru bagi aktivitas perdagangan, mobilitas sosial, dan pertukaran budaya lintas negara, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.

Selain berdampak pada sektor ekonomi, peningkatan status perlintasan juga diproyeksikan memperkuat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Papua Nugini, khususnya dalam bidang sosial, keamanan, dan pembangunan kawasan perbatasan yang berkelanjutan.

Sekjen BNPP RI menegaskan bahwa penguatan fungsi PLBN Yetetkun tidak hanya bertujuan mempermudah arus lintas batas, tetapi juga untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat, mengingat wilayah perbatasan memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas yang cukup kompleks.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta aparat keamanan dalam memastikan pengelolaan perbatasan berjalan optimal, terintegrasi, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

PLBN Yetetkun kini mulai menampilkan wajah baru perbatasan sebagai beranda depan negara, seiring dengan upaya penataan kawasan yang lebih modern, tertib, dan humanis, sehingga mampu mencerminkan kehadiran negara di wilayah terluar.

Pada tahun 2025, pemerintah juga berhasil melaksanakan survei densifikasi atau perapatan pilar batas negara RI–PNG dengan memasang 20 pilar, terdiri dari satu pilar tipe A dan 19 pilar tipe B, sebagai bagian dari upaya penegasan kedaulatan wilayah.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Dowansiba, Polisi Peragakan 18 Adegan untuk Ungkap Kronologi Lengkap

Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam mendukung peningkatan status perlintasan, sekaligus memastikan kejelasan batas negara yang berimplikasi langsung terhadap stabilitas keamanan dan hubungan bilateral kedua negara.

Dengan semakin memadainya infrastruktur perbatasan, pemerintah optimistis PLBN Yetetkun dapat segera ditetapkan sebagai pintu masuk resmi lintas negara yang representatif dan mampu mendorong pengembangan kawasan perbatasan terpadu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sekjen BNPP RI Tinjau Langsung PLBN Yetetkun, Dorong Penguatan Akses dan Ekonomi Perbatasan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!