Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 APRIL 2026 • 15:04 WIB

Inflasi Papua Barat Stabil Saat Ramadan, Kenaikan Harga Tetap Terkendali

Inflasi Papua Barat Stabil Saat Ramadan, Kenaikan Harga Tetap TerkendaliBadan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mencatat inflasi sebesar 0,05 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Maret 2026 (Klik Papua)

PAPUA - Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mencatat inflasi sebesar 0,05 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Maret 2026 yang bertepatan dengan momentum Ramadan dan Idulfitri.

Angka tersebut menunjukkan kondisi harga yang relatif stabil di tengah meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

Kepala BPS Papua Barat, Merry, menyampaikan data tersebut dalam rilis resmi yang digelar di Manokwari, Rabu (1/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa inflasi terjadi seiring kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 110,04 pada Februari 2026 menjadi 110,10 pada Maret 2026.

Baca juga:Inflasi Papua Barat Stabil Saat Ramadan, Kenaikan Harga Tetap TerkendaliBadan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mencatat inflasi sebesar 0,05 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Maret 2026 (Klik Papua)  Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap, Pasokan Energi Dijaga Stabil

Secara tahunan atau year on year (yoy), Papua Barat mengalami inflasi sebesar 3,51 persen yang mencerminkan tren kenaikan harga dalam jangka waktu satu tahun terakhir.

Sementara itu, secara tahun kalender atau year to date (ytd), Papua Barat justru mencatat deflasi sebesar 0,58 persen.

Inflasi tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan angka mencapai 10,71 persen.

Baca juga: Gubernur Buka Liga 4, Dorong Talenta Muda Menuju Panggung Nasional

Di sisi lain, kelompok pendidikan mengalami deflasi terdalam sebesar 3,99 persen selama periode yang sama.

BPS mencatat bahwa penyumbang utama inflasi bulanan berasal dari kelompok pakaian dan alas kaki dengan andil sebesar 0,08 persen.

Komoditas yang mendorong inflasi di antaranya celana panjang jeans pria dengan kontribusi 0,02 persen, serta baju muslim wanita dan ongkos jahit masing-masing sebesar 0,01 persen.

Baca juga: Jalan Salib Mansel Perkuat Iman Umat di Momen Paskah

Berbeda dengan itu, kelompok makanan dan minuman justru mengalami deflasi sebesar 0,29 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Klik Papua

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Inflasi Papua Barat Stabil Saat Ramadan, Kenaikan Harga Tetap Terkendali

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!