Rabu, 24 JUNI 2026 • 07:00 WIB

Dari Bandara Khusus Tambang Menjadi Gerbang Internasional, Ini Transformasi Bandara Mozes Kilangin

Author


Ilustrasi Bandara

PAPUA - Bandar Udara Mozes Kilangin di Timika kini dikenal sebagai salah satu simpul transportasi udara terpenting di Tanah Papua. Namun, di balik statusnya sebagai bandara umum berskala internasional, tersimpan perjalanan panjang yang dimulai dari sebuah fasilitas penerbangan khusus milik perusahaan pertambangan.

Sejarah bandara ini bermula pada akhir dekade 1960-an ketika PT Freeport Indonesia melalui induk perusahaannya membangun sarana penerbangan untuk menunjang aktivitas operasional tambang di kawasan Ertsberg dan Grasberg.

Pada masa awal operasinya, fungsi bandara sepenuhnya difokuskan untuk mendukung mobilitas logistik, tenaga kerja, serta para ahli yang terlibat dalam kegiatan pertambangan di wilayah Mimika.

Baca juga: Ternyata Papua Punya Filosofi Gotong Royong Unik, Dari Bakar Batu Hingga Tradisi Saling Menanggung Beban

Selama bertahun-tahun, status Bandar Udara Mozes Kilangin tetap sebagai bandara khusus yang melayani kebutuhan internal perusahaan. Operasionalnya belum diperuntukkan bagi layanan penerbangan komersial yang dapat diakses masyarakat luas.

Perubahan mulai terlihat ketika pemerintah menilai posisi Timika sangat strategis sebagai pintu masuk utama ke wilayah Papua bagian tengah. Kondisi tersebut mendorong munculnya gagasan untuk mengoptimalkan fungsi bandara agar dapat melayani kepentingan publik.

Momentum penting terjadi pada 18 Juli 2008 saat dilakukan pengembangan fasilitas bandara. Dengan landasan pacu sepanjang 2.930 meter, Mozes Kilangin dinilai mampu melayani pesawat berbadan lebar dan memenuhi sejumlah standar penerbangan internasional.

Baca juga: Papua Kini Terbagi Enam Provinsi, Ternyata Jumlah Kabupaten Dan Kotanya Mencapai Angka Ini

Kemajuan tersebut menjadi dasar bagi berbagai pihak untuk mendorong transformasi bandara menuju fungsi yang lebih luas. Pemerintah bersama PT Freeport Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Mimika kemudian membangun kesepahaman untuk membuka akses penerbangan umum.

Langkah strategis itu diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama pada September 2013 yang melibatkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Pemerintah Kabupaten Mimika, dan PT Freeport Indonesia.

Sejak saat itu, pengelolaan operasional bandara mulai dialihkan secara bertahap kepada pemerintah melalui Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) di bawah Kementerian Perhubungan.

Baca juga: Deretan Kafe Live Music Ini Jadi Favorit Anak Muda Dan Wisatawan Papua

Transformasi semakin nyata ketika pemerintah melakukan renovasi besar-besaran. Terminal baru dengan luas sekitar 21 ribu meter persegi dibangun guna meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus memisahkan operasional penerbangan komersial dan penerbangan khusus perusahaan.

Peran Bandara Mozes Kilangin semakin penting ketika menjadi salah satu infrastruktur pendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Bandara ini menjadi jalur utama mobilitas atlet, ofisial, dan logistik selama perhelatan olahraga nasional tersebut berlangsung.

Puncak perubahan status terjadi pada Maret 2022 ketika Kementerian Perhubungan secara resmi menyerahkan sertifikat bandar udara kepada UPBU Mozes Kilangin. Penyerahan tersebut menandai berakhirnya status bandara khusus dan mengukuhkan Mozes Kilangin sebagai bandar udara umum yang sepenuhnya berada di bawah pengelolaan pemerintah.

Kini, Bandara Mozes Kilangin berkembang menjadi salah satu bandara tersibuk di kawasan timur Indonesia. Selain melayani penerbangan komersial menuju berbagai kota besar seperti Jakarta dan Makassar, bandara ini juga berperan penting dalam distribusi kargo serta mendukung penerbangan perintis yang menghubungkan wilayah-wilayah terpencil di Papua Tengah, menjadikannya simbol kemajuan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU