demonstrasi damai di kawasan Bundaran Petrosea, pada Selasa (7/4/2026)." data-author="papuanewsonline.com" data-credit="papuanewsonline.com" data-source="papuanewsonline.com">Tampak Ratusan massa yang tergabung dalam Front Rakyat Papua wilayah Timika menggelar aksi demonstrasi damai di kawasan Bundaran Petrosea, pada Selasa (7/4/2026). (papuanewsonline.com)
PAPUA - Ratusan massa yang tergabung dalam Front Rakyat Papua wilayah Timika menggelar aksi demonstrasi damai pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIT.
Massa mulai berkumpul dan memadati kawasan Bundaran Petrosea yang menjadi titik awal pergerakan aksi.
Di lokasi tersebut, para pengunjuk rasa menyampaikan orasi pembuka yang berisi sejumlah tuntutan penting sebelum bergerak menuju pusat pemerintahan.
Baca juga: Pengamanan ketat iringi aksi demonstrasi di DPRK Mimika, 300 personel gabungan disiagakan
Dengan membawa berbagai atribut seperti spanduk dan pamflet, massa menyuarakan aspirasi mereka secara terbuka.
Tulisan-tulisan yang dibawa mencerminkan kegelisahan terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat kecil.
Isu penolakan terhadap investasi skala besar dan praktik militerisme di Tanah Papua menjadi fokus utama dalam aksi tersebut.
Baca juga: Harmoni Paskah Satukan Mimika Dalam Semangat Kebangkitan dan Toleransi
Setelah melakukan konsolidasi, massa kemudian melanjutkan aksi dengan long march menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika di Jalan Cenderawasih.
Pergerakan massa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan di sepanjang rute yang dilalui.
Setibanya di lokasi, massa langsung menyampaikan aspirasi mereka di hadapan perwakilan legislatif yang hadir.
Baca juga: Pertamina Percepat Distribusi Bright Gas Di Timika, Stok Dipastikan Aman Dan Terkendali
Pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel Polres Mimika guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papuanewsonline.com