PAPUA - Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia berbasis teknologi digital.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelatihan Artificial Intelligence Ignition Road to Timika.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers usai pembukaan kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 30 April 2026.
Perwakilan Pemkab Mimika, Asisten I Setda Ananias Faot, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Baca juga: Dorong SDM Digital, Pemkab Mimika Dukung Pelatihan AI Perdana di Papua
Ia menilai pelatihan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkenalkan teknologi kecerdasan buatan kepada masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menyasar generasi muda, tetapi juga pelaku usaha di daerah.
Ananias menyebut pelatihan tersebut sebagai pintu masuk bagi masyarakat untuk memahami perkembangan teknologi digital.
Baca juga: Yansen H Boyau Mundur dari KNPI Mimika, Tegaskan Keputusan Pribadi Tanpa Tekanan
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang.
Di sisi lain, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai, menekankan pentingnya kolaborasi.
Ia menyebut kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta dan mitra internasional.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong transformasi pembangunan di Papua.
Velix menjelaskan bahwa pendekatan pembangunan tidak lagi bisa mengandalkan metode konvensional.
Ia menilai diperlukan inovasi dan pemanfaatan teknologi untuk menjawab tantangan pembangunan di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Komite Eksekutif Papua memiliki peran dalam menyinergikan program pembangunan.
Lembaga tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Otonomi Khusus Nomor 2 Tahun 2021.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor diperlukan agar program dan pendanaan berjalan selaras.
Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapatkan nilai tambah berupa sertifikat internasional dari Google.
Baca juga: Lapas Timika Gandeng Law Firm Gold, Perkuat Akses Bantuan Hukum bagi Tahanan dan Narapidana
Sertifikat tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing peserta di bidang teknologi digital.
Perwakilan PT Freeport Indonesia, Yoshua Gombo, Ph.D, turut menegaskan dukungan terhadap pengembangan SDM di Papua.
Ia menyatakan bahwa pembangunan daerah harus dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak.
Menurutnya, pengembangan SDM menjadi hal penting, terutama dalam menghadapi masa depan pasca industri tambang.
Pelatihan AI dinilai relevan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan alternatif.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempercepat transformasi digital di Papua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papuanewsonline.com