Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 27 JULI 2026 • 08:00 WIB

Sejarah Papua Dari Masa Kolonial Hingga Otonomi Khusus, Memahami Perjalanan Yang Membentuk Tanah Papua

Sejarah Papua Dari Masa Kolonial Hingga Otonomi Khusus, Memahami Perjalanan Yang Membentuk Tanah PapuaIlustrasiPAPUA - Sejarah Papua merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa Indonesia yang dipenuhi berbagai dinamika politik, sosial, dan budaya. Perkembangannya mencakup masa pemerintahan kolonial Belanda, proses integrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hingga penerapan kebijakan Otonomi Khusus.

Dalam catatan sejarah Indonesia, Papua atau yang dahulu dikenal sebagai Irian Barat menjadi wilayah bekas Hindia Belanda yang turut diklaim sebagai bagian dari Republik Indonesia setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Meski demikian, Belanda tetap mempertahankan penguasaan atas wilayah tersebut selama beberapa tahun setelah Indonesia merdeka. Kondisi ini memicu perbedaan pandangan mengenai status politik Papua pada masa itu.

Baca juga: Sungai Mamberamo, Nadi Kehidupan Papua Yang Dijuluki Amazonnya Indonesia Karena Keanekaragaman Alamnya

Pada 1 Desember 1961, pemerintah kolonial Belanda memfasilitasi pembentukan lembaga pemerintahan Papua Barat serta memperkenalkan simbol-simbol identitas daerah, termasuk pengibaran Bintang Kejora. Langkah tersebut kemudian menjadi salah satu pemicu meningkatnya ketegangan antara Indonesia dan Belanda.

Sebagai respons, Presiden Soekarno mengumumkan Operasi Trikora pada 19 Desember 1961. Operasi tersebut bertujuan mengembalikan Irian Barat ke dalam wilayah Republik Indonesia melalui langkah politik, diplomasi, maupun militer.

Upaya penyelesaian sengketa akhirnya menghasilkan Perjanjian New York (New York Agreement) yang ditandatangani pada Agustus 1962. Berdasarkan kesepakatan tersebut, administrasi wilayah Irian Barat diserahkan terlebih dahulu kepada United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) sebelum dialihkan kepada Indonesia pada tahun 1963.

Baca juga: Tabrak Lari Picu Aksi Pemalangan Jalan di Timika, Polisi Buru Pengemudi yang Kabur

Perjanjian tersebut juga mengamanatkan pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) sebagai mekanisme untuk menentukan status politik wilayah Papua. Proses tersebut kemudian dilaksanakan pada tahun 1969.

Berdasarkan hasil Pepera, Papua ditetapkan menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hasil tersebut kemudian diterima oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 2504 (XXIV), meskipun hingga kini pelaksanaannya masih menjadi perdebatan di kalangan sejumlah pihak dan menjadi bagian dari dinamika sejarah Papua.

Di sisi lain, penolakan terhadap hasil Pepera oleh sebagian kelompok melahirkan gerakan yang dikenal sebagai Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada pertengahan dekade 1960-an. Sejak saat itu, konflik bersenjata dan dinamika politik di sejumlah wilayah Papua terus berlangsung dalam berbagai bentuk.

Baca juga: Pesona Wisata Jayapura Yang Bikin Betah, Dari Danau Sentani Hingga Pantai Eksotis Yang Memikat

Selain aksi bersenjata, isu Papua juga berkembang melalui jalur politik dan diplomasi yang dilakukan oleh berbagai kelompok di tingkat nasional maupun internasional. Pemerintah Indonesia sendiri menegaskan bahwa Papua merupakan bagian sah dari wilayah NKRI berdasarkan konstitusi dan hukum internasional.

Sebagai salah satu langkah untuk mempercepat pembangunan sekaligus menjawab berbagai aspirasi masyarakat, pemerintah mengesahkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua. Kebijakan ini memberikan kewenangan yang lebih luas kepada pemerintah daerah dalam mengelola pemerintahan, pembangunan, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Hingga saat ini, Papua terus mengalami perkembangan di berbagai sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga perekonomian. Bersamaan dengan itu, berbagai tantangan sosial, politik, dan keamanan masih menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sejarah Papua Dari Masa Kolonial Hingga Otonomi Khusus, Memahami Perjalanan Yang Membentuk Tanah Papua

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!