IlustrasiPAPUA - Pulau Papua hingga saat ini belum memiliki kebun binatang berskala besar seperti yang terdapat di sejumlah daerah lain di Indonesia. Meski demikian, masyarakat tetap dapat menikmati wisata edukasi satwa melalui pusat konservasi lokal yang berada di wilayah Papua Selatan.
Salah satu destinasi yang menjadi pilihan adalah Taman Satwa Yamai Atid yang berlokasi di Kabupaten Merauke. Tempat ini menjadi ruang konservasi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai jenis satwa khas Indonesia.
Taman Satwa Yamai Atid berada di Jalan Marind, Kelurahan Maro, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Lokasinya cukup mudah dijangkau oleh masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut.
Meski tidak berstatus sebagai kebun binatang besar, kawasan ini memiliki peran penting dalam upaya pelestarian satwa sekaligus memberikan pengalaman wisata berbasis edukasi bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Beragam satwa dapat ditemui di lokasi ini, mulai dari rusa, kasuari, buaya, kakatua, hingga burung elang. Koleksi tersebut menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan keluarga yang ingin mengenal fauna lebih dekat.
Keberadaan satwa khas Papua juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mempelajari kekayaan hayati yang dimiliki wilayah paling timur Indonesia tanpa harus mengunjungi habitat alaminya secara langsung.
Baca juga: Mengapa Biaya Hidup Di Papua Sangat Mahal? Ini Faktor Yang Membuat Harga Barang Melambung
Salah satu keunggulan Taman Satwa Yamai Atid adalah tidak dikenakannya biaya masuk bagi pengunjung. Kebijakan tersebut membuat destinasi ini menjadi alternatif wisata yang ramah di kantong.
Pengunjung yang ingin berinteraksi dengan beberapa satwa juga dapat membeli pakan hewan yang disediakan oleh pengelola dengan harga sekitar Rp5.000 per ikat. Pakan tersebut dapat digunakan untuk memberi makan satwa yang diperbolehkan.
Selain menjadi tempat rekreasi, taman satwa ini juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran mengenai pentingnya menjaga kelestarian satwa dan lingkungan hidup.
Kehadiran pusat konservasi lokal seperti Taman Satwa Yamai Atid menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keanekaragaman hayati Papua kepada masyarakat luas melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.
Di tengah belum adanya kebun binatang berskala besar di Pulau Papua, keberadaan taman satwa ini mampu mengisi kebutuhan masyarakat akan destinasi wisata yang memadukan unsur rekreasi dan pendidikan.
Pemerintah daerah bersama pengelola diharapkan terus mengembangkan fasilitas serta meningkatkan kualitas konservasi agar koleksi satwa tetap terjaga dengan baik dan nyaman bagi pengunjung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: