PAPUA - Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan yang diduga merupakan Kantor Distrik Hoya di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menjadi perhatian publik. Dalam rekaman tersebut, bangunan tampak kosong, tidak terawat, dan diduga telah lama terbengkalai.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi fisik bangunan berbahan kayu dengan sejumlah bagian yang belum selesai dikerjakan. Tidak terlihat adanya aktivitas pelayanan maupun keberadaan aparatur di dalam gedung tersebut.
Dari tayangan video, bagian dalam bangunan tampak masih jauh dari kondisi yang layak digunakan sebagai kantor pemerintahan. Dinding papan terlihat belum terpasang sempurna, sementara beberapa bagian bangunan menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Lantai bangunan juga dipenuhi serpihan kayu dan material sisa pekerjaan. Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa pembangunan belum rampung atau bangunan sudah lama tidak difungsikan sebagaimana mestinya.
Situasi tersebut memunculkan keprihatinan masyarakat, terutama kalangan pemuda dan intelektual Distrik Hoya yang berharap pemerintah segera memberikan perhatian terhadap fasilitas pelayanan publik di wilayah tersebut.
Intelektual Distrik Hoya, Jamon Tsugumol, menilai kondisi kantor distrik saat ini sudah tidak lagi layak digunakan sebagai pusat pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.
"Kondisi Distrik Hoya, kantor distriknya tidak layak, pemerintah Mimika harap renovasi Kantor Distrik sesuai dengan program tahun ini," ujar Jamon kepada papua60detik.id, Selasa (14/4/2026).
Menurutnya, keberadaan kantor distrik yang memadai menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pelayanan administrasi pemerintahan sekaligus menunjang aktivitas aparatur dalam melayani masyarakat.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Mimika dapat memasukkan renovasi kantor Distrik Hoya sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah sesuai dengan program kerja yang telah direncanakan pada tahun anggaran berjalan.
Baca juga: Wapres Dorong Hilirisasi Sagu Asmat Berbasis Budaya Lokal
Selain menyoroti kondisi kantor distrik, Jamon juga mengangkat persoalan infrastruktur transportasi yang hingga kini masih menjadi kendala bagi masyarakat Distrik Hoya.
Menurutnya, akses transportasi udara perlu segera ditingkatkan agar mobilitas masyarakat maupun distribusi kebutuhan pokok dapat berlangsung lebih baik. Salah satu langkah yang diharapkan adalah pelaksanaan uji coba pendaratan pesawat di lapangan terbang Hoya.
Ia mengatakan sejumlah distrik lain di Kabupaten Mimika telah lebih dahulu memiliki akses penerbangan, sehingga masyarakat Hoya berharap memperoleh perhatian yang sama dari pemerintah daerah.
Peningkatan akses transportasi dinilai akan memberikan dampak positif terhadap pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas perekonomian masyarakat di wilayah pedalaman tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: