PAPUA - Pemerintah Provinsi Papua Barat segera menerbitkan surat edaran gubernur yang mengatur penggunaan noken bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Kamis. Kebijakan tersebut akan diberlakukan bersamaan dengan penggunaan batik Papua sebagai bentuk pelestarian budaya daerah.
Rencana penerbitan surat edaran itu disampaikan Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere, saat memimpin apel gabungan ASN Pemerintah Provinsi Papua Barat di Plaza Universitas Papua (UNIPA), Manokwari, Jumat (26/6/2026).
Menurut Ali Baham, surat edaran gubernur diperlukan untuk mempertegas aturan yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat.
"Akan disiapkan surat edaran gubernur Papua Barat, dipertegas tentang pemakaian noken pada setiap hari Kamis, bersamaan dengan batik Papua," ujarnya.
Penerapan penggunaan noken setiap Kamis diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari tata berpakaian ASN, tetapi juga menjadi wujud nyata penghormatan terhadap warisan budaya asli Papua yang telah dikenal luas hingga tingkat internasional.
Selain memiliki fungsi sebagai tas tradisional, noken juga mengandung nilai filosofis yang mencerminkan kehidupan masyarakat Papua, seperti semangat kebersamaan, gotong royong, kerja keras, serta penghormatan terhadap adat dan tradisi.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah daerah berharap penggunaan noken dapat semakin membudaya di kalangan ASN sehingga keberadaannya tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Dalam kesempatan itu, Ali Baham juga mengajak para ASN untuk mendukung para pengrajin lokal dengan membeli noken hasil karya masyarakat Papua yang dipamerkan di sekitar lokasi kegiatan.
"Jadi, kesempatan ini, lihat sudah yang mana, silakan beli noken," katanya.
Baca juga: Warisan Tiga Generasi, Ikan Asar Papua Kini Jadi Oleh-Oleh Premium
Ajakan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelaku usaha mikro dan pengrajin tradisional yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari produksi noken.
Dengan meningkatnya penggunaan noken oleh ASN, permintaan terhadap produk kerajinan lokal diharapkan ikut bertambah sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para mama-mama Papua yang banyak berperan sebagai perajin.
Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam memperkuat identitas budaya daerah melalui penerapan atribut khas Papua dalam aktivitas pemerintahan sehari-hari.
Penggunaan batik Papua yang dipadukan dengan noken dinilai menjadi simbol kebanggaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Papua kepada masyarakat luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Klik Papua